Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » 8 Manfaat Cordyceps untuk Kesehatan Tubuh

8 Manfaat Cordyceps untuk Kesehatan Tubuh

Diposting pada 31 Maret 2022 oleh Admin / Dilihat: 143 kali

8 Manfaat Cordyceps untuk Kesehatan Tubuh

Cordyceps merupakan sejenis jamur yang tumbuh di pegunungan Himalaya dan dataran tinggi Tibet. Tanaman herba ini diduga memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, benarkah demikian?

Jamur cordyceps (Cordyceps sinensis) dikenal sebagai tanaman obat tradisional kuno yang banyak digunakan oleh masyarakat Tibet dan India sejak abad ke-15. Tumbuhan ini adalah sejenis jamur yang melekat sebagai parasit pada ulat.

Kenali Fakta dari 8 Manfaat Cordyceps untuk Kesehatan Tubuh – Alodokter

Hingga kini, cordyceps telah melalui beberapa penelitian dan proses pengembangan di laboratorium yang kemudian diolah menjadi suplemen. Cordyceps sendiri diketahui mengandung beragam nutrisi, seperti:

Protein
Asam amino esensial
Peptida
Vitamin B1, vitamin B2, vitamin B12, vitamin E, dan vitamin K
Asam lemak
Cordyceps disebut dapat meningkatkan sistem imun dengan cara merangsang sel-sel dan bahan kimia tertentu dalam tubuh. Jamur ini juga dipercaya dapat melawan sel kanker dan memperkecil ukuran tumor, terutama kanker kulit dan paru-paru.

Akan tetapi, belum ada data yang akurat mengenai efektivitas jamur cordyceps pada manusia. Oleh karena itu, manfaat cordyceps masih perlu diteliti lebih lanjut.

Beberapa Klaim Manfaat Cordyceps
Masyarakat mengenal cordyceps sebagai suplemen yang mampu meringankan beberapa kondisi kesehatan tertentu. Berikut ini adalah manfaat cordyceps yang umum dikenal oleh masyarakat:

1. Meredakan gangguan pernapasan
Beberapa zat yang terkandung pada cordyceps, yaitu cordycepin dan adenosin, dapat menstimulasi efek penyebaran ion pada saluran napas. Selain itu, sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa cordyceps menyebabkan adanya peningkatan kapasitas penggunaan oksigen, sehingga baik untuk menjaga fungsi organ tubuh.

Bagi orang dewasa, cordyceps dapat digunakan untuk meredakan gejala asma jika dikonsumsi secara murni. Namun, untuk anak-anak, jamur ini tidak memberikan efek apa pun terhadap penanganan gejala asma, meski digabungkan dengan jenis tanaman herba lainnya.

Sebuah studi klinis lain juga mengemukakan tentang efektivitas cordyceps untuk meringankan bronkitis dan penyakit paru obstruktif kronis. Meski demikian, khasiatnya sering dikaitkan dengan kombinasi bersama bahan-bahan lain sehingga efektivitas cordyceps itu sendiri sulit dipastikan.

2. Meningkatkan performa fisik
Cordyceps diketahui memiliki manfaat unutk meningkatkan ketahanan dan performa seseorang saat berolahraga. Meski demikian, hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti efek peningkatan performa fisik setelah mengonsumsi cordyceps.

3. Mencegah efek penuaan
Cordyceps secara tradisional digunakan oleh lansia untuk mengatasi efek penuaan, seperti kelelahan, lemas, dan impotensi. Namun, penelitian terkait manfaat tersebut juga masih sebatas pengujian laboratorium pada hewan dan belum ada penelitian lebih lanjut yang menguji efektivitasnya terhadap manusia.

4. Menjaga kesehatan jantung
Di Tiongkok, penelitian mengenai cordyceps menunjukkan bahwa jamur ini memiliki manfaat untuk meredakan gejala aritmia atau gangguan ritme jantung. Beberapa penelitian pun menyatakan bahwa bahan ini juga dapat memelihara kesehatan jantung. Namun, masih diperlukan uji klinis lebih jauh untuk membuktikan hal tersebut.

5. Meredakan peradangan
Sebuah penelitian pada tingkat sel menemukan bahwa cordyceps berpotensi mengurangi peradangan. Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa cordyceps dapat mengurangi keparahan penyakit lupus, meningkatkan kelangsungan hidup pada penderita cangkok jantung, dan menekan efek racun bakteri Streptococcus.

6. Mengatasi penyakit ginjal
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa cordyceps dapat meningkatkan laju kreatinin dan menurunkan kadar nitrogen urea dalam darah, sehingga baik untuk meredakan gejala penyakit ginjal. Namun, untuk memastikan efektivitasnya pada manusia, masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

7. Menghambat pertumbuhan tumor
Beberapa penelitian terhadap hewan percobaan membuktikan bahwa cordyceps dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, termasuk kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker, termasuk kanker paru, kanker usus besar, kanker liver, dan kanker kulit.

8. Mengatasi diabetes
Penelitian menemukan bahwa ekstrak polisakarida pada cordyceps dapat menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan kepekaan terhadap insulin dan meningkatkan metabolisme glukosa. Meski demikian, efektivitasnya pada manusia masih belum diketahui secara pasti.

Meski diklaim memiliki beragam manfaat, nyatanya penggunaan cordyceps masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa efektivitas bahan ini dalam menangani gangguan kesehatan pada manusia masih belum terbukti secara akurat.

Hal yang Perlu Diwaspadai Saat Menggunakan Cordyceps
Selain karena efektivitas dan keamanan cordyceps yang masih belum diketahui secara pasti, beberapa kondisi kesehatan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping akibat konsumsi cordyceps, yaitu:

Penyakit autoimun, seperti lupus, multiple sclerosis, rheumatoid arthtritis. Pada kondisi ini, cordyceps dapat meningkatkan keparahan gejala.
Kehamilan dan menyusui, karena belum ada penelitian khusus tentang efektivitas dan dosis aman penggunaan cordyceps pada ibu hamil dan menyusui.
Gangguan perdarahan dan sebelum operasi, karena cordyceps dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.
Jika Anda ingin mengonsumsi suplemen cordyceps, sebaiknya berkonsultasilah dulu dengan dokter. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan manfaatnya pada kondisi Anda dan mencegah hal-hal yang justru dapat membahayakan kesehatan Anda.

Terakhir diperbarui: 17 Juni 2021
Ditinjau oleh: dr. Sienny Agustin

Referensi:

Ashraf, et al. (2020). Cordycepin for Health and Wellbeing: A Potent Bioactive Metabolite of an Entomopathogenic Medicinal Fungus Cordyceps with Its Nutraceutical and Therapeutic Potential. Molecules, 25(12), pp. 2735.
Lee, et al. (2020). Trends in the Immunomodulatory Effects of Cordyceps militaris: Total Extracts, Polysaccharides and Cordycepin. Frontiers in Pharmacology, doi: 10.3389/fphar.2020.575704.
Wang, et al. (2016). Herbal Medicine Cordyceps sinensis Improves Health-Related Quality of Life in Moderate-to-Severe Asthma. Evidence-based Complementary and Alternative Medicine, doi: 10.1155/2016/6134593.
Memorial Sloan Kettering Cancer Center (2020). Cordyceps.
Drugs (2019). Cordyceps.
Walle, G. Healthline (2018). 6 Benefits of Cordyceps, All Backed by Science.
WebMD. Vitamins & Supplements. Cordyceps.

Tags: ,

Bagikan ke

8 Manfaat Cordyceps untuk Kesehatan Tubuh

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

8 Manfaat Cordyceps untuk Kesehatan Tubuh

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Asfiyah
● online
Rachmad
● online
Asfiyah
● online
Halo, perkenalkan saya Asfiyah
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: